Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Senin, 25 September 2017

Siapakah Nugi Nugraha ? (2)


Setiap orang pasti pernah merasakan bahwa dirinya tidak selalu beruntung, tidak selalu bahagia, tidak selalu mendapatkan apa yang dia harapkan.

Tapi pernah tidak kalau kamu berpikir seperti ini:
tidak semua orang seberuntung saya, tidak sebahagia saya, tidak mendapatkan apa yang sudah saya dapatkan saat ini.

Oh c'mon guys!
Hidup terlalu sempit jika hanya melihat kearah yang sama, cobalah untuk membuka mata hati dan pikiran kita untuk sesuatu yang berbeda dan sedikit menantang mungkin.
Yang biasanya berjalan di pinggir jalan cobalah untuk berjalan di tengah jalan, yang biasa mengendarai motor atau mobil dalam kecepatan yang stabil mungkin bisa mencoba untuk menaikkan kecepatan yang lebih tinggi, yang selalu sabar mencoba untuk marah-marah, yang selalu diam mungkin sekarang bisa melakukan apapun yang kamu mau, yang selalu jujur mungkin bisa untuk berbohong lain waktu.
Intinya selangkah diatas rata-rata kebanyakan orang, satu level bahkan lebih dibanding orang lain, mencoba dan melakukan sesuatu yang beda dari biasanya mungkin.

Apa salahnya ?
Keluar dan membuka pakaian yang menutupi tubuh kalian, membiarkan mereka melihat siapa dan bagaimana kalian, membiarkan mereka menilai dan menyukai juga membenci dengan kejujuran mereka.

Kenapa tidak ?
Mulai mencari tau alasan kenapa ada larangan, mencari tau kenapa dikatakan haram, mencari tau dengan pendengaran dan mata kepala sendiri kenapa orang itu harus dijauhi, seburuk apakah kelakuan dia sampai-sampai semua orang tidak mau bergaul dengannya.

Setiap orang mempunyai level atau mungkin angka tertinggi atau mungkin garis batasan dalam hidupnya.
Contohnya seorang wanita yang setiap hari di rumah, berumur dibawah 40, suaminya seorang manager or sejenisnya, anaknya ada dua dan keduanya sudah tinggal sidang wisuda, kesehariannya setiap hari hanya mengurus rumah tangga.
Sangat setia terhadap suami dan tugasnya sebagai seorang istri.
Oh c'mon!
Apa tidak bosan ?
Kenapa tidak melakukan sesuatu yang baru ?
Selingkuh mungkin. Mulai membuat Facebook dan gabung di grup mencari selingkuhan, langsung ajak ke rumah saat suami dan anak-anak sedang rutin dengan kebiasaannya masing-masing. Mungkin bisa making love dengan berbagai gaya yang tidak pernah dilakukan bersama suami mungkin, yang selama ini hanya sebatas fantasi saja, cobalah untuk selalu berganti pasangan setiap hari, rumah selalu kosong setiap Senin sampai Jumat, kadang Sabtu juga suami keluar malam karena ada pekerjaan mendadak. Anak-anak kadang izin ada tugas kuliah dan sebagainya. 


WHAT The Hell ?
Apa salahnya ?
Berpikir negatif untuk sementara waktu.
Apa iya suami kamu setiap hari memang benar melakukan pekerjaan rutin ?
Apa iya suami kamu matanya sangat terjaga dari payudara yang menonjol milik anak buahnya ?
Apa iya suami kamu setiap malam pulang larut hanya karena ada rapat mendadak atau bertemu kelien penting ? Apa iya klien atau rapat selalu ada di Sabtu malam ?

Kenapa HP suami kamu sama sekali tidak boleh kamu pegang bahkan dipindahkan sekalipun ?
Why ?

Terlepas dari mengikuti ajaran agama atau apapun namanya, tapi tidak semua orang berhak diberi maaf atau kesempatan kedua.
Karena terkadang semuanya akan baik-baik saja jika hati merasa puas dan sangat merasa impas.

Pasangan selingkuh ?
Menangis ? Sabar ? Memaafkan ?

Hey! Kenapa tidak selingkuh juga ?

...

Saya dengan sadar memberi peluang untuk hidup bahagia atas dasar keinginan kalian sendiri.
Melakukan hal-hal yang selama ini belum pernah kalian lakukan.
Sekalipun itu dilarang, kenapa tidak ?
Cobalah untuk teriak ditengah malam saat orang-orang tertidur pulas, mungkin selama ini kamu belum pernah mendapatkan kebencian dari orang lain, belum pernah mendengar kejujuran dari mulut orang yang selama ini hidup bersebalahan dengan kamu.

...

Hidup kamu sudah bahagia ?

Sebahagia apa sih emang ?

Bahagia karena di sekolah kamu mendapatkan nilai tertinggi setiap kali ujian ? Punya banyak teman yang baik ?

Bahagia karena ditempat kerja kamu orang-orang menghormati kamu ? Mereka segan dengan kamu ? Gaji kamu paling besar ?

Bahagia karena kamu sudah memiliki segalanya ?
Rumah ? Kendaraan ? Anak dan istri ?

Bahagia karena tubuh kamu sehat ? Umur panjang ? Anak cucu menyayangi kamu ?

Bahagia karena setiap saat kamu merasa aman karena tidak pernah melewatkan waktu untuk ibadah ? Coba ingat kembali, apakah ikhlas ? Seikhlas apakah ibadah kamu selama ini ? Ikhlas manusia ada batasannya, ada lelahnya.

...

Bahagia, hah ?

Bahagia menurut blog ini adalah sesaat dan hanya sebuah keinginan.

Sesaat ?
Karena bahagia itu tidak pernah dirasakan selamanya.
Berapa lama kamu merasa bahagia ?
Seumur hidup kamu bahagia ? Bullshit kalau kamu menjawab iya.
"Setidaknya saya bahagia karena ........" WTF ! Pembohong besar.

Bahagia hanya sebuah keinginan ?
Ya!
Itu yang selalu diinginkan semua orang.
Dan apabila sudah mendapatkan kebahagiaan, dia akan kembali ingin kebahagiaan yang lain.

WTF !

Bahagia menurut saya, menurut hati Nugi Nugraha.

Melakukan hal yang saya inginkan.
Mendapatkan apa yang saya harapkan.

Saya bahagia dengan menyakiti perasaan orang lain.
Saya bahagia dengan membuat orang lain merasa tidak nyaman dan tidak aman karena tindakan saya.
Saya bahagia dengan membohongi orang lain.
Saya bahagia membuat orang lain terjatuh.
Saya bahagia dengan perilaku saya yang membuat orang disekitar saya menjadi malu.

Dan saya bahagia dengan banyak hal-hal yang tidak disukai oleh orang lain yang mengaku bahwa dirinya orang baik, yang mengaku bahwa dirinya lebih baik, yang mengaku bahwa dirinya paling benar, yang mengaku bahwa dirinya tidak pernah salah, yang mengaku bahwa dirinya tidak pernah menyakiti perasaan orang lain, tidak pernah membohongi orang lain, tidak pernah membuat harga diri orang lain jatuh dan terlihat bodoh dimata semua orang.

...

Saya Nugi Nugraha

Saya bukan orang baik, saya selalu memberi ide terburuk kepada orang lain untuk melakukan apa yang dia suka dan apa yang dia mau.
Saya juga tidak selalu tidak baik, saya masih bisa memberi pendapat atau ide yang terbaik atau mungkin usaha terbaik untuk membuat orang-orang disekitar saya merasa bahagia, merasa nyaman, merasa aman, merasa bahwa mereka masih mempunyai peluang untuk melebarkan bibirnya sambil berkata "kami tersenyum karena seorang Nugi Nugraha adalah salah satu alasannya".


....
Dan....
Tidak pernah jujur kepada orang lain karena saya tidak pernah percaya kepada siapapun, yang saya tau hanya saya sendiri yang berkata jujur pada diri saya sendiri, saya tidak percaya dengan ucapan semua orang yang pernah berbicara kepada saya.

...

Kecuali cinta.

Karena cinta menurut saya adalah sebuah kejujuran yang terdengar tanpa bersuara, yang terasa tanpa sentuhan.

Maybe itu hanya definisi cinta bagi orang yang sedang jatuh cinta.

WTF cinta !

Dalam kamus hidup saya hanya satu kalimat dan tertulis jelas dan terbaca di lengan kiri bagian atas saya.

"I like what I do - I do what I like" dan diakhiri dengan angka Arab 67. 67 adalah jumlah dari tanggal lahir saya dan ketiga saudara saya.

"Saya suka apa yang saya lakukan - saya lakukan apa yang saya suka"

Baik dan buruk hanya saya yang memutuskan setiap langkah dalam hidup saya.
Membuat orang bahagia, membuat orang menangis or whatever itu.
Dan saya tidak akan pernah mendengar perkataan siapapun.

Kecuali 67. Kecuali ucapan kedua kakak dan adik saya sendiri ya. Bukan adik angkat atau adik dari bawaan yang diperlakukan bak keluarga sendiri melebihi anggota keluarga itu sendiri.

This's me, Nugi Nugraha

Sabtu, 23 September 2017

Review Singkat Lagu Agnez Mo - Long As I Get Paid

Review singkat lagu Agnez Mo - Long As I Get Paid

Ketika pertama kali play video klipnya di YouTube, saya melihat gambaran Agnez Mo yang penuh semangat dan penuh kecintaan terhadap negara Indonesia, karena memakai ciri khas dari negara kita yang tercinta ini.

Dan dari sekian lagu dan video klip Agnez yang pernah saya tonton, ini belum bisa mengalahkan Godai Aku Lagi yang benar-benar real hasil karya dia banget, mulai dari lirik sampai konsep videonya.

Lagu Agnez Mo dengan judul Long As I Get Paid ini menurut saya terlalu memaksakan, mungkin karena pasar internasional sedang trend yang seperti itu, mulai dari lirik dan video klipnya juga ya, tidak ada bedanya dari lagu-lagu yang pernah hits di worldwide, mungkin ingin mengejar target itu, ingin menyamai kah ? Mungkin iya.

Ini tuh jauh dibawah ekpektasi saya, padahal saya sendiri selalu menunggu setiap ada kabar bahwa Agnez akan mengeluarkan karya terbaru.
Mungkin lebih bagus Coke Bottle dan Paralyzed ya kalau dibandingkan sama ini.
Dan tidak ada yang "errrrrr" banget dari lagu ini selain kostum yang bagus, bass-nya yang okay.

Tapi menurut saya dari lagu ini masih tetap terlihat sosok dia dengan sebuah keberanian yang luar biasa sih, terlihat sosok Agnez Mo yang sangat sangat powerfull ketika act. Kalau suaranya sudah tidak diragukan lagi lah ya.

Overall, ini bagus sekali.

Kalau boleh CURHAT ya, dari semua lagu Agnez Mo / Agnes Monica yang pernah saya dengar dan tonton, ini salah satu video klip yang paling kurang bagus, sumpah deh.

 Terlepas dari karya anak bangsa atau mengikuti pasar internasional or whatever, menurut saya masih bagus GODAI AKU LAGI.
APA CUMA SAYA YANG KANGEN KARYA AGNEZ like "GODAI AKU LAGI" "JANJI JANJI" & mungkin masih menjadi lagu favorit saya yang selalu ada di playlist setiap gadget saya yang ada musiknya seperti lagu "TERUSKANLAH"
Lebih natural dan tidak memaksakan, lagu dan klipnya lebih mudah untuk menyatu setiap didengarkan dan dilihat videonya. Setidaknya lebih mudah dipahami dan ada alurnya gitu lho.
Bukan berarti saya tidak paham juga ya, bukan berarti yang ini tidak beralur juga ya.

Saya rindu Agnez yang dulu, dan bukan berarti yang sekarang tidak bagus, tapi mungkin disini hanya saya sendiri yang terlalu "mecin".

Move-on ?
Bukan berarti Agnez tidak boleh ada kemajuan, lagian kalau begitu-begitu saja kan monoton juga, harus ada sesuatu yang beda, kan ?
Tapi mungkin bagi saya sendiri dia tuh harus mengambil beberapa contoh dari hasil karya sebelumnya yang benar-benar sukses di dalam negeri dengan berbagai penghargaan best of (...)  untuk dipasarkan di pasar internasional.

Lagu Agnez semenjak go internasional itu tidak ada yang booming gimana gitu, mungkin boomingnya hanya karena ada kalimat "Agnez Mo go internasional" aja menurut saya sih ya, selain lagu Sebuah Rasa yang memang dikemas tanpa ada sentuhan internasionalnya sama sekali. Sebuah Rasa lebih easy listening dan menyayat hati, padahal kostumnya biasa aja kan ? Iya kan ? 
Karena memang sebuah lagu tuh menurut saya adalah cerita yang digenggam dengan sebuah alunan musik, dengan ambisi yang sedang dan konsep sederhana menjadikan mudah diterima di masyarakat.

Ok guyzzzzzz.. Saya bukan haters.

Saya juga bukan pengamat musik dadakan, saya hanya memberi komentar dengan apa yang saya lihat dan saya dengarkan. Apalagi Agnez Mo kan anak bangsa yang penuh talenta dan ambisi dan patut kita contoh perjuangannya demi mencapai apa yang dia inginkan. 

Selama komentar atau kritik itu membangun, why not, right ?
So, ✌️

Rabu, 20 September 2017

Kehidupan di Jakarta Part 1 | Cerita Fiksi 2017

Kali ini saya akan bahas tentang kehidupan di Jakarta yang memang saya ketahui. Kalau misalkan tidak sama dengan seperti yang kalian tau ya udah jelas kita kan memang beda.. hehe..

Ini hanya menurut kacamata saya pribadi dan memang yang saya rasakan sehari-hari saja selama 1 tahun lebih menetap di kota Jakarta.

Menurut saya, Jakarta kota yang bebas diantara kota-kota besar lainnya di Indonesia meskipun tidak sebebas di Bali. Kalau udah bicara Bali lain lagi ya ceritanya. Hehe
Kenapa bebas ? Ya apa sih yang nggak bisa dilakukan di Jakarta ? Mau ngapain juga bebas. Pakai tanda kutip ya bebasnya.
Saya ambil contoh, misalkan orang-orang yang datang dari daerah yang sebenarnya dia tidak terbuka tapi setelah berada di Jakarta dia membuka status dirinya, entah apapun itu ya. Mungkin di daerah asalnya dia jaimnya tingkat dewa, privasinya terkunci rapat melebihi kunci brankas, tapi setelah berada di Jakarta dia open, mulai menunjukkan siapa dirinya yang selama ini tidak pernah terbuka.
Banyak hal sih ya ✌️✌️✌️ open mind aja ✌️✌️✌️

Sorry ya sebelumnya nih, yang saya tulis ini hanya yang pernah saya lihat dan didengar sendiri, bukan hanya mendengar dari cerita atau berita atau informasi hoax.

Saya kasih contoh lagi deh.
Pejabat yang berwenang di daerah misalkan, kan sering tuh ada yang tugas ke Jakarta.
Mungkin di daerah asalnya dia ya begitulah ya, tapi setelah di Jakarta dia bebas (aduh ga enak gue bahasanya). Udah aja ya hehe


Menurut saya Jakarta itu kota yang penuh dengan orang-orang yang berambisi menjadi orang sukses.

Pasti yang datang ke kota Jakarta itu tujuannya ingin sukses paling tidak berhasil lah ya.
Setiap jam orang-orangnya sibuk mencari duit. Siang sampai malam, apalagi setelah ada transfortasi online itu ya, aduh kayanya mereka emang mempunyai ramuan ajaib gitu, nggak pernah istirahat pun mereka tetap semangat. Kelihatannya sih.

Jakarta kota pendidikan?

Mungkin bukan kali ya menurut sebagian orang mah.

Dan mungkin juga iya kalau menurut saya. Apalagi saya sendiri DO dari Bandung dan Alhamdulillah akhirnya diterima lagi di Jakarta hehe..

Dan sejujurnya saya paling tidak suka bahas masalah pendidikan.
Ok skip!

Jakarta dimata saya itu anak mudanya up-to-date banget dan gaul lah ya istilahnya dan juga liar. Euh liarrr..bukan lagi ya.
Saya masih muda jadi udah jelas lah ya setiap saat berhubungan langsung dengan kehidupan sosial anak muda juga khususnya di kota Jakarta.
Meskipun tidak se-up-to-date di Bandung.
Kangen Bandung 🙂

Saya kasih contoh.
Setiap hari saya bertemu dengan anak-anak muda yang notabene nya bergelut di dunia pendidikan, tapi menurut saya sendiri ya, maaf nih, justru tidak masuk dalam kategori berpendidikan.
Sopan santun kurang, bahkan tidak ada. Tertawa di depan umum, cekakak cekikik di tengah keramaian, dan ya gitu lah ya.
Ke kampus berangkat pagi pulang tengah malem, apa iya ada di kampus seharian ?
Coba cek histori grab nya, udah kemana aja seharian. Abis ketemu siapa sih emang ? Ciahh bisa beli sepatu baru juga, padahal belum kerja lho, baru ke kampus aja bilang sama orang rumah. Hebat ya kuliah zaman sekarang. hahahahaha siapa sih itu ?

Ok ok ! Saya salah satunya ya hehe ✌️✌️✌️

Tapi memang begini di Jakarta, mungkin di kota lain juga sama, tapi menurut saya dan yang saya alami ini jauh berbeda.

Di Jakarta juga banyak pilihan.
Pilihan apa nih ?

Selain mall yang tidak terhitung jari lagi, selain kendaraan yang udah kaya semut  ketika ada yang manis yang bikin naik pitam kalau udah terjebak macet, salain jalannya yang udah mulai bagus, jalur mungkin ya tepatnya, di Jakarta itu banyak pilihan orang-orangnya.

Ok. Ini saya akan bahas masalah selera percintaan.
Kalau kamu nyari pacar di Jakarta kamu akan mendapatkan menu yang amat sangat beragam.
Mau yang cakep dan berduit ada, yang cakep dan tidak berduit juga ada, mau yang jelek dan berduit juga ada, mau yang jelek dan tidak berduit juga ada disini.
Tergantung merekanya, mau apa nggak sama kamu. ✌️
Tinggal pilih aja.
Misalkan nih ya, kamu ketemuan sama seseorang dan kamu merasa tidak klik ya tinggal cancel aja dan lupain mereka begitu aja. Dan tinggal nyari yang lainnya lagi.
Yups, semudah itu.

Berteman pun begitu. Mau berteman dengan yang kaya sekaya apapun di Jakarta ada, asal kamu sebanding aja. Hehe
Tau diri aja ya, kalau saya sih hanya anak McD, tiap hari cuma nongkrong di McD lagi McD lagi.
Salam hangat anak McD ✌️
Nggak seperti anak kampus sebelah yang mainannya ke sebrang.

Ok skip!

Di Jakarta juga kehidupannya gemerlap banget.

Anak dugem ? Jakarta lengkap kok night life nya.

(Next Part 2 ya) 

Rabu, 13 September 2017

Efek Samping ARV / Anti Retroviral / Obat HIV 2017

Efek Samping ARV (Anti Retroviral).

Hallo fans ku yang setia.. Siajig kaya udah punya fans aja ya hahaha .

Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman teman saya yang bernama AS (inisial pastinya dan orang Sunda - dia mintanya begitu kalau saya tulis disini hehe).

Ceritanya dimulai sekitar sebulan yang lalu saya diajak teman saya itu untuk tes VCT AKA tes HIV di sebuah kegiatan yang diadakan disebuah organisasi lingkungan (panjang lebar ah) intinya karang taruna tingkat desa, kebetulan saat itu kan bersamaan dengan kemerdekaan RI tercinta kita ini.. (yakin cinta ? ✌️).

Proses tes VCT/HIV itu tidak serumit yang dibayangkan, hampir sama sih dengan tes kesehatan lainnya, hanya diambil darah untuk sampel dan beberapa menit kemudian (tik tok tik tok sekitar 1 jam lah) hasilnya keluar deh.

Dan hasilnya bagaimana ?
Bersyukur sekali non-reaktif.. yayyy.... Yeppeee..
...

Ok skip bahas tentang diri saya yang terkesan sombong ini.

Teman saya itu diketahui positif sejak tahun 2015, dan langsung memulai tahap pengobatan yang disebut ARV sebulan setelah tau status.

Dia positif HIV karena pergaulan bebas yang luar biasa bebas bahkan bisa dibilang tidak terkendali lagi kalau menurut saya. Melakukan hubungan seksual dengan siapa saja, yang mungkin baru dikenalnya beberapa saat, yang tidak diketahui dulu latar belakang orang tersebut. Dan apalagi pekerjaan teman saya yang memang bergelut di dunia (sensor).

Saya sih sudah pernah baca mengenai apa itu HIV dan bagaimana cara penularan dan bagaimana cara pencegahannya juga.

(Ini cerita kalau mau ditulis disini jari saya mungkin jadi eror hahahaha ✌️)
Saya ambil bagian sesuai judul postingan aja ya.
Dan untuk info mengenai apa itu HIV dan lainnya bisa kalian lihat di Google, lengkap kok disana.

...

Apa itu ARV ?

Terapi antiretroviral (ARV) berarti mengobati infeksi HIV dengan beberapa obat. Karena HIV adalah retrovirus, obat ini biasa disebut sebagai obat antiretroviral (ARV). ARV tidak membunuh virus itu. Tapi dapat melambatkan pertumbuhan virus.

Dan teman saya sudah mengkonsumsi obat itu sejak 2015 sampai saat ini.
Saya sih taunya sekitar 6 bulan yang lalu kalau dia positif, itu juga karena dia yakin bahwa saya adalah temannya yang memang harus dia beritahu. Entah kenapa, mungkin karena saya tidak ember kali ya mulutnya ✌️(lah ini malah saya tulis di blog hahaha - ini minta izin dulu ya)

Efek samping yang dia rasakan ternyata lumayan berbeda dari kebanyakan cerita yang pernah saya baca di forum lainnya, bahkan sangat jauh berbeda.

Teman saya ini mengalami masa penyesuaian obat hanya sekitar seminggu, dan setelahnya biasa saja. Beda jauh dari yang pernah saya baca, malah ada yang tidak nafsu makan, susah tidur, mati rasa (siapa ya yang lagi mati rasa, kaya lagu ✌️), dan macem-macem lagi deh.

Dan dia baru 2 kali ganti jenis obat.
Pertama yang 1 kapsul sehari sekali, beberapa bulan kemudian diganti dengan jenis yang sama tapi dengan perpecahan (bukan hanya 1 kapsul tapi jadi 3 tapi masih 1 jenis) ngerti kan maksudnya ? ✌️
Dan sekarang sudah kembali dengan yang 1 kapsul itu.

Dia merasa bahwa ARV-nya itu seperti obat ajaib yang tidak sehebat bayam Popeye atau minuman yang bisa membuatnya berubah menjadi super-hero haha, tapi ARV dia anggap obat ajaib karena dia merasa bahwa tubuhnya enak aja gitu lho, seperti lebih sehat aja. (Dan emang kelihatan lebih bugar aja sih padahal begadang tiap malem. Beda jauh sebelum tahun 2015)

Dan setiap 6 bulan sekali dia check-up kesehatan. Dan hasilnya luar biasa bagus. Jumlah virus yang asalnya ratusan ribu, sekarang hanya tinggal puluhan saja, cd4 nya juga naik. (Saya gak paham kalau masalah itu hahaha. Ntar saya tanya dia lagi deh )

Intinya selama ini efek samping ARV bagi dia tidak ada masalah seperti kebanyakan orang keluhkan.

Tapi, ada tapinya nih.

Yang dia rasakan, ARV itu merubah setiap mood dihari-harinya. Seolah-olah ada sesuatu yang lebih aneh dalam dirinya ketika sudah meminum itu ARV.
Saya sudah nyebutinnya nih, tapi saya tau maksudnya sih.

Dan yang saya tangkap dari cerita dia, begini:


Dia minum ARV setiap jam 7 malem. Dan beberapa menit kemudian dia seperti merasakan dirinya itu berada di dunia lain.
Oh maaf kayanya terlalu berlebih-lebihan deh.

Jadi mood-nya langsung naik turun.
Dan kepribadiannya juga langsung berubah.
Saya tau dia aslinya pendiam (hmm gak juga sih), ya seperti orang normal kebanyakan lah ya, tapi setelah minum ARV itu dia beda aja gitu lho.

Dia jadi banyak bicara, dari hal penting sampai hal yang sama sekali tidak penting. Ini sama sekali jaun berbeda dengan yang nge-fly karena alkohol atau narkoba ya, ini tuh seperti dia keluar dari zona hidupnya dia, kadang sering juga saya diberi masukkan yang sangat bagus bahkan luar biasa faedahnya lho, mengalahkan quote orang ternama yang dulu muncul di TV itu lho ( sahabat super) hehe

Kadang suka ada ide-ide yang gila bahkan tidak masuk akal dan itu tidak pernah dia katakan jika di saat-saat biasanya.
(Kalau saya sih anggapnya biasa aja ya, mungkin karena udah lama kenal, jadi biasa aja), ini sih yang memang dia rasakan ya, ini pengakuan dia.

Dan itu hanya terjadi tidak lebih dari 3 sampai 4 jam.

I don't know why.

Saya sih sudah anjurkan dia buat konsultasi ke dokter, tapi belum tau juga dia udah apa belum.

...


Menurut saya ya, setiap obat pasti ada efek sampingnya, apalagi ARV dikonsumsi seumur hidup, jadi pemerintah kudu punya ide lain agar yang sudah positif HIV tidak harus terus menerus tergantung terhadap obat.

WTF saya bicara tentang pemerintahan !!

...

Pesan untuk kalian.

Jika diantara kalian ada yang positif juga, kalian langsung ke tahap pengobatan medis deh, ARV itu menurut saya langkah yang lebih tepat dibandingkan pengobatan alternatif AKA jamu dan sejenisnya.
Dan bagi kalian yang sudah lama positif dan sudah di tahap ARV, jangan sampai putus obat ya, ARV itu udah pilihan yang tepat, kenapa ? Dibalik efek samping yang berbagai macam, tapi sudah banyak terbukti keberhasilannya. Dan kenapa harus pengobatan medis ?  Soalnya ini kan obat dari pemerintah dan jelas juga termasuknya diakui dan dianjurkan oleh berbagai pusat kesehatan dunia, jadi kalau suatu saat ada masalah yang ditimbulkan karena ARV, kalian sudah tau kemana kalian akan meminta pertanggungjawaban. Iya kan ?
Berbeda jika kalian mengambil langkah non-medis AKA alternatif, dibalik testimoni yang banyak itu kan di forum-forum, di website, dan tempat-tempat lainnya, tapi kalau suatu saat terjadi masalah, bagaimana? Mau minta pertanggungjawaban sama siapa ? Sama ki ...... ? padepokan (sensor) ? Ok skip!

Dan jika diantara kalian mempunyai teman atau bahkan keluarga yang positif HIV, kalian pasti sudah tau kan harus bagaimana ? Kalau kalian belum tau berarti kalian manusia bodoh yang pernah ada di dunia ini. Buka google wahai tolol ! Pahami dan peraktikan ! Jangan sampai teman atau keluarga kalian malah tambah down karena kebodohan kalian itu.

Dan jika kalian tidak pernah tes VCT/tes HIV, sebaiknya segera deh, apalagi kalian mungkin pernah bahkan sering melakukan hal yang beresiko.
Dan (lagi) jika hasilnya non-reaktif AKA negatif, berarti itu kesempatan buat kalian jangan sampai menyesal suatu saat nanti.

...


Udah kaya apa aja ya saya hahahaha

Tapi emang ini salah satu tujuan saya membuat blog ini.

Thanks sudah mampir ✌️

Rabu, 23 Agustus 2017

Pengalaman Hidup di Kota Bandung, Jakarta dan Bali (Cerita Fiksi 2017)

Antara Bandung, Jakarta dan Bali

Kali ini saya akan menulis beberapa pengalaman selama tinggal di kota Bandung, Jakarta dan Bali.

Kehidupan di kota sebenarnya sangat menyenangkan, semua serba ada, mulai dari makanan, fashion, tempat wisata, tempat hiburan malam, dan masih banyak lagi, juga tidak ketinggalan masalah suasana kota itu sendiri.

Pertama saya akan bercerita tentang pengalaman saya di kota Bandung, karena saya paling lama tinggal di kota ini.

Bandung ? Disaat mendengar nama Bandung yang langsung terlintas di pikiran saya adalah Gedung Sate, Alun-alun, fashion yang up-to-date, makanan yang yummy, orang-orangnya yang ramah dan terkahir adalah Sunda.

Saya lahir di kota Sumedang, tumbuh dewasa di kota Cianjur, dan untuk pertama kalinya saya merasakan yang namanya benar-benar hidup itu saat saya mulai menginjakan kaki di kota Bandung.
Sumedang, bagi saya hanya kota kelahiran. Cianjur,  bagi saya adalah rumah dan sejarah. Tapi Bandung,  bagi saya adalah lebih dari segalanya, karena saya mulai bisa mandiri di kota ini, pertama kerja, mengenal dunia luar, menemukan jati diri, menjalin hubungan sosial, dan segala kehidupan saya kota Bandung lah yang menjadi saksinya.

Suasana kotanya yang masih terbilang tidak terlalu berpolusi, meskipun terkadang macet tapi kendaraan masih tetap bisa maju, orang-orangnya yang ramah, mungkin karena masih tanah Sunda juga kali ya.

Terkahir saya tinggal di sebuah kost daerah Jalan BKR/ Lingkar Selatan. Sebenarnya saya di Bandung banyak sekali saudara, tapi (masa iya bahas keluarga lagi) ya sudah di skip aja ya.

Yang saya suka dari kota Bandung.
Orang-orangnya. Saya suka sekali. Mereka itu sangat welcome, open mind dan ramah. Tau kan perbedaan antara welcome sama open mind ? Skip! Mau debat silahkan ke email saya!
Yang saya rasakan selama tinggal di Bandung, mereka itu baik, lebih ke bersaudara. Sekali ketemu, euh bukan lagi deh kalau ngobrol ngaler-ngidul (Sunda mode-on).
Intinya orang-orangnya begitulah. Susah jelasinnya 😄

Makanan ?
Lidah Sunda dan makan makanan Sunda. Kenapa enggak. Menurut saya, dari sekian banyak kota yang pernah saya kunjungi, hanya kota Bandung yang makanannya terbilang lebih enak dan nikmat dan murah. Murah itu harus digarisbawahi ya. Hihihi 😄
Semua jenis makanan ada disini, bahkan selalu menjadi trand di kota-kota lainnya juga. Selain makanan khas Sunda sendiri, makanan khas dari luar kota pun tidak sedikit. Yang jelas, saat kamu ke Bandung pasti yang dicari adalah salah satunya adalah makanannya. Iya kan ?

Fashion.
Euh bukan lagi deh. Kalau sudah berbicara mengenai fashion, kota Bandung juaranya. Ratusan distro ternama ada disini. Dari harga yang low sampai yang high pun bertumpuk. Model-model terbaru apalagi, bukan main deh kalau masalah fashion. Tidak sedikit juga para pengusaha yang bergerak di bidang fashion lebih memilih kota Bandung sebagai pusat ordernya.
Juara deh pokoknya.

Wisata.
Tinggal berkendara beberapa menit saja sudah pasti bertemu dengan yang namanya tempat wisata di kota Bandung.
Kalau saya sukanya ke daerah Ciwidey. Meskipun kadang macet juga.

Hiburan di tengah kota ?
Ada kok. Banyak banget malah.
Kalau yang siang pada umumnya sih di mall-mall ada, kebon binatang mungkin yang lebih kekeluargaan. Hehehe

Kalau tempat hiburan malamnya ya tidak kalah dari kota-kota lain juga. Ada bar, diskotik, karaoke dll.

Kalau saya sendiri lebih suka ke tempat hiburan malamnya. Sepertinya hampir semua tempat sudah pernah saya kunjungi. Bahkan salah satunya ada yang udah jadi favorit. Itu lho yang di Pasirkaliki sama di Jalan Braga.. hehehe


Banyak deh pokoknya kalau yang menyenangkannya. Kalau kamu suatu saat ketemu aku dan mau ngobrol masalah keadaan kota Bandung, saya pasti akan nyerocos panjang lebar kali tinggi deh 😁. Atau mungkin bisa langsung chat saya di wa tuh ada di paling bawah. (Maaf promo dikit hahahaha)

Tidak sukanya tinggal di kota Bandung.
Saya tidak suka karena orang-orangnya tidak semuanya ramah dan menerima orang "seperti saya". Saya tidak bisa jelaskan disini intinya.
Terus lapangan pekerjaan sedikit, bahkan menurut saya sih terbatas. Apalagi bagi yang tidak terlalu berani mengambil resiko. 

Dan mungkin menurut saya ya, gaji karyawan yang hanya pas-pasan. Menurut saya lho ya. Tapi mungkin juga tergantung jenis pekerjaannya.

Masalah macet ? Mungkin iya. Tapi itu hanya kadang-kadang saja sih. Tidak setiap saat.
Apalagi ya ? Hmm (gw takut di somasi sama orang Bandung euy) hahahaha

Dan mungkin yang terkahir ya. Karena saya sendiri suka pantai, kota Bandung sangat membosankan karena tidak memiliki pantai. Hahahahahahahahaha ya iyalah ke laut aja jauhnya euh bukan lagi. Udah itu aja. Cukup.

Jakarta ?

I love this city. I love Jakarta. I love everything about Jakarta.

Itu yang biasa saya tulis di caption story instagram.

Jakarta itu bagi saya adalah surga. Cieee kiiiiwww 😄😄
Karena saya menemukan segalanya di kota ini, yang belum pernah saya temukan di kota Bandung dan kota lainnya. Semuanya lengkap di Jakarta. Lebih lengkap dari kota lainnya. Apa yang kamu cari, pasti ada di Jakarta. Makanan, fashion, barang-barang asli dan kw, orang-orang asli dan kw. Eh salah. Hehehe maaf. Semua orang berbondong-bondong datang ke kota Jakarta.
Bukan main ya, ribuan orang yang datang setiap tahunnya. Entah itu untuk bekerja, mencari kerja, manjadi gelandangan, mencari kesempatan untuk meraih kesuksesan, mencari kesempatan untuk meraih kebahagiaan, mencari pengganti yang hilang "mungkin", siapa tau aja kan pengen nyari jodoh di Jakarta, karena semua suku di Indonesia ada disini. Maksudnya lebih banyak jumlahnya dibandingkan kota-kota lainnya. Secara, Jakarta kan ibu kota.
Bisnis pasti ada, kepemerintahan udah jelas ada, pemukiman warga yang padat bukan pembahasan lagi, apa sih yang tidak ada di Jakarta ?
Apa coba ?

Di Bandung tidak ada pantai kan ? Di Jakarta ada lho.
Hiburan malam tidak pernah mati, restoran 24 jam bertebaran, pusat pendidikan apalagi, kampus berjejeran, mulai dari yang kelas biasa sampai yang kelas high ada disini, meskipun tidak selengkap di Kota Jogjakarta sih.
Semuanya ada di Jakarta.
Mungkin yang tidak ada itu gunung.
Yups, sangat sulit untuk mencapai titik adem disini, selain menekan tombol AC.
Apa ? Ke Puncak ? Iye tau! Tapi butuh waktu berapa lama untuk sampai kesana ? Mending kalau jalannya lebar, lah ini sempit gitu ya jelas macet. (Maaf saya bahas kota yang ada nama tempat Pundak-nya) BOGOR !!

Saya suka Jakarta, karena orang-orangnya yang cuek.
Entah kenapa bagi saya warga Jakarta itu cuek, bodo amat dan masing-masing. Tapi saya nyaman dengan suasana yang seperti itu. Karena mungkin saya sendiri orangnya tidak suka di ganggu, tapi bukan berarti saya tidak kenal dengan orang-orang Jakarta ya.
Tidak semua cuek dan masing-masing kok, itu hanya sebagian aja. Karena tergantung kitanya juga sih. Sering ketemu pasti sering bertegur sapa dong, kecuali gak bisa ngomong. Iya kali pakai bahasa isyarat juga bisa kan. Intinya saya suka orang lokal Jakarta. Love u guyz 😄

Masalah fashion tidak usah ditanya, masalah makanan apalagi, soalnya lengkap banget, dari setiap daerah ada disini. Lebih lengkap dari kota Bandung.
Tempat hiburan lengkap dan semuanya ada. Termasuk pantai yang saya selalu cari.

Masalah lapangan pekerjaan ?
Di kota Jakarta itu surganya bagi para pencari kerja. Semua jenis pekerjaan ada, mulai dari gaji yang kecil, standar, tinggi, lebih tinggi, makin tinggi, luar biasa tinggi ada di Jakarta. Tergantung skill si pencari kerja aja sih. Menurut saya sih😄

Tapi tidak sedikit juga sih yang nganggur. Banyak malah. Hmmm (takut di somasi juga ah)

Dan yang tidak menyenangkan dari kota Jakarta, bagi saya sih ya.
Pertama itu macet. Euh bukan lagi deh. Semua orang pasti sudah tau lah ya. Yang namanya macet sampai tidak bisa bergerak tuh di Jakarta ada, dan pasti selalu ada. Meskipun hanya di titik-titik tertentu saja dan di jam-jam tertentu juga.
Dan sekarang sih lagi pembangunan jalan dan MRT atau apalah namanya itu. Jalan layang udah berbelit-belit juga, pusing banget kalau yang baru pertama kali ke Jakarta mah.
Tips buat kamu yang mau ke Jakarta dan tidak paham jalanan yang di Jakarta, bisa langsung chat ke nomer wa saya yang ada di bawah ya, paling bawah banget tuh. (Iya kali gw selalu stay di Jakarta) ya kali aja gitu kan butuh pemandu. Yihaaaa 😄😄

Kalau saya sih ya, Alhamdulillah tidak pernah terjebak macet yang gimana-gimana, kalau hanya lampu merah sih itu biasa ya.
Karena saya sudah pasti tidak menggunakan angkutan umum seperti bus dan sejenisnya, termasuk bus Transjakarta. Saya selalu menggunakan jasa ojek online. Lebih cepat sampai ke tujuan, kalau macet bisa skip skip skip dan ngacir lagi. Kalau bus ya mau gimana lagi, macet ya mandet udah.

Terus yang tidak saya suka dari kota Jakarta itu, masalah polusi.
Sudah jelas, macet ya karena kendaraan melonjak, banyak, padet banget tuh jalan udah kaya (...) saking banyaknya kendaraan.
Polusi di Jakarta sudah tidak bagus. Sudah jelas lah ya, panasnya apalagi. Setiap harinya tuh notif cuaca di HP saya tidak kurang dari 33°©
Panas Bu. Ya Allah bukan lagi. Baru juga mandi barusan, lah kirain masih basah bekas mandi, eh ternyata keringetan gitu. Hihi.

Udah kali ya segitu dulu.


Bali.

Dari semua kota yang pernah saya kunjungi, hanya Bali yang menurut saya biasa saja. Masa sih ? 

(Baca sampai selesai)

Jujur!
Bali itu pulau yang indah, yang terkenal sampai ke mancanegara.
Saya suka pantai, dan Bali mempunyai banyak pantai yang indah.
Gunung ? Di Bali ada. Semua tempat rekreasi ada disini. Lengkap.
Apalagi tempat hiburan malamnya. (Saya selalu jadi point utama kalau membahas hiburan malam hehe). Di Bali tuh lengkap banget.
Legian tidak pernah sepi. Emang iya. Salah satu kawasan yang selalu ramai. Baik pagi, siang, sore, malam, subuh, saat hujan, saat panas, saat badai, saat petir, saat apalagi ya ? Ok skip!

Makanannya terbilang cukup lengkap dan sangat modern dibandingkan kota-kota lainnya. Mungkin karena disini lebih banyak turis asing ya, jadi cafe-cafe disini tuh western nya lengket banget. Dari berbagai negara ada kayanya. Belum pernah cek juga sih hehe. Tapi saya pastikan ada. Soalnya selama saya tinggal di Bali selama 3 bulan dan hampir setiap hari melewati jalan Legian, saya sudah hapal setelah melewati ini akan melewati tempat ini. Salahsatunya yang selalu ramai adalah Meksiko restoran. Ada lho.

Ok skip!

Tapi menurut saya, penduduk Bali itu orang-orangnya hanya ramah kepada turis luar saja.
Maaf lho ya, ini pengalaman saya selama tinggal disana. Dan kepada kita sebagai warga lokal Indonesia pun mereka menganggapnya kita tuh turis yang lagi liburan di Bali. Iya kali dia gak tau gw juga kerja disana. Hahaha
Yang tau saya bukan turis tuh hanya yang punya kost sama orang-orang di tempat kerja saja. Keluar dari tempat kost dan tempat kerja, kita tuh udah kaya turis aja.
Ini pengalaman saya.
Saya tau, tidak semua warga Bali seperti itu. Yang saya ceritakan hanya sebagian dan memang yang saya alami saja.

Pada umumnya, orang-orang lokal Bali tuh modern banget, tidak peduli jika ada yang minum sampai jingkrak di jalan, karena itu hal biasa bagi mereka. Emangnya di Bandung, baru ada yang nyanyi di jalan aja udah euh gosipnya gila deh.

Orang Bali juga bahasa Inggrisnya lancar lho. Saya saja masih dibawah si Ibu penjual selendang. Apalagi bahasa Inggris saya dengan logat Sunda. Hahahaha

Skip!

Bali. Surganya bagi orang yang suka pesta, yang suka wisata, yang suka pemandangan indah, pokoknya pollllll lengkap.

Saya suka Bali. Tentu saja karena pantainya.
Saya terlalu jatuh cinta dengan pantai.

Rangkuman dari pokok pengalaman saya di kota Bandung, Jakarta dan Bali.

Semua kota itu mempunyai standar biaya hidup yang berbeda.

Dan saya pilih Bandung sebagai kota dengan biaya hidup paling rendah. Semuanya saya bisa kontrol. Pakaian, makanan dan lainnya, termasuk tempat tinggal.
Perhari 50rb
Kost perbulan 850rb udah ada WiFi juga lho, saya memilih kost dikawasan kampus (kamar mandi dalam, full furniture tanpa kipas atau AC, karena saya belum pernah kegerahan selama kost di Bandung)


Jakarta ?
Jakarta menurut saya biaya hidup terbilang tinggi, tapi masih terkontrol juga.
Apalagi dengan gaji UMR mah ya tertutupi lah ya
Sehari 60rb
Kost 850rb no WiFi pastinya (sama dengan di Bandung + kipas angin) saya di daerah Pancoran Barat hehehe


Bali ?
Menurut saya Bali mempunyai biaya hidup yang diatas normal.

Saya bisa menghabiskan 100rb perhari lho (itu kalau saya lagi off kerja) he-he
Harga nasi Padang aja hampir 40rb lho. Ada sih yang 15rb tapi jauh banget

Perhari 80rb
Kost 850 (kosongan)


Kesimpulan!

Jika mau berada di suatu tempat, kamu harus mempunyai kendaraan sendiri. Itu salah satu hal yang wajib dan salah satu yang bikin hemat juga. (Tidak perlu dijelaskan lagi ya)

Harus benar-benar paham keadaan daerah yang akan ditempati, apalagi untuk jangka yang cukup panjang.

Murah senyum.
Bisa berkomunikasi.

Udah itu aja sih.

Dan setelah dipikir-pikir lagi, saya akan lebih menyukai Bali deh.
Soalnya pantainya itu lho bikin kangen, nggak nahan deh 😄

Dan bagi saya, kalau masalah biaya rekreasi Bali itu juaranya.
Kenapa ? Dengan uang 100rb aja kita sudah bisa menikmati perdana wisata yang mumpuni bukan main.
100rb nih ya, tinggal jalan ke pantai (sejauh-jauhnya juga di Bali tidak akan sejauh dari Bandung ke Pangandaran, atau Jakarta ke Puncak) saya tau Jakarta punya Ancol, tapi baca dulu sampai selesai!
tinggal jalan ke pantai, beli bir atau minuman lainnya, berselancar, menikmati suasana pantai yang unchhh panas-panas menggoda, apalagi kalau sore kan melihat sunset dengan sepoi-sepoi angin yang manja uh lala (Syahrini keluar).

Udah ah gitu aja.

Tau sendiri kan kalau gw orangnya labil banget!

Cukup! 

Minggu, 20 Agustus 2017

Pengalaman Pergi Ke Apollo Club (Gay Bar And Lounge) Jakarta 2017

Pengalaman ke Gay Bar Apollo Club

Maaf kalau judulnya frontal dan tanpa sensor sedikitpun.

Karena inilah aku sekarang, aku yang apa adanya, aku yang lebih terbuka kepada semua orang, aku yang tidak mampu lagi sembunyi dari kenyataan hidup yang mana harus tetap aku jalani.

Apa kata orang ? Aku tidak peduli lagi, aku sudah lelah peduli pada mereka yang pura-pura mengerti bagaimana hidup aku yang sesungguhnya.

Ok cut! Tarik nafas!


Siapa yang tidak tau sih nama tempat yang disebut Apollo ? Sebuah club bar atau tempat dugem atau night life nya bagi sebagian orang yang memang hobinya menghabiskan malam di tempat seperti itu.


Aku jelaskan sedikit.
Apollo Gay Bar adalah sebuah tempat dimana orang-orang yang datang kesana sebagian besar adalah para gay. Sudah paham belum ? Kalau belum silahkan close tab website ini!
Sebenarnya bukan hanya gay sih yang datang kesana, tidak sedikit pula yang datang itu orang-orang str8 (normal) bersama pasangannya, atau gak tau juga sih 😀


Tapi setidaknya sudah ada bayangan kan apa itu Apollo Gay Bar.


Jadi begini, selama aku keluar dari kota Bandung, dan menetap di Bali dan kembali ke Jakarta, aku belum pernah yang namanya keluar malam apalagi sampai masuk ke tempat seperti Apollo. Kalau di Bandung sih udah kejajah semuanya ya, mulai dari yang di Braga setiap hari Minggu malam itu lho..hihihi, sampai yang di daerah Pasirkaliki, di daerah Dago dan Cihampelas juga ah udah lah ya, Bandung gitu lho.

Dan kalau pas tinggal di Bali, aku hanya 2 kali mengunjungi bar yang di jalan Dhyana Pura, yakni tidak lain dan tidak bukan Mixwell dan Balijoe.
Dan paling sering ke Sky Garden, itu juga kalau ada DJ dari luar saja. Kalau di Bali sih nggak harus selalu ke Club sekelas Sky Garden ya kalau hanya mau nyari sesuatu, cukup nongkrong manjah aja di bar yang berbaris di sepanjang jalan Legian.


Nongkrong cantik biar uuunchhh 😁😁😁

Skip!


Kemarin tepat tanggal 19 Agustus 2017, aku ada kesempatan untuk pergi ke Apollo. Aku kesana sendiri sih, tapi sudah janjian sama teman saya, kita totalnya bertiga. Aku, teman aku yang biasa live di Blued (skip) dan satu lagi cewe.


Sekitar jam 1-an kita baru masuk. (Aku tidak boleh menyebutkan HTM dan apalagi mengambil gambar saat di dalam), aku tulis ini sebelumnya sudah meminta izin juga lho kepada mereka, jadi tidak sembarangan.

Setalah masuk, yang aku lihat ya biasa aja sih sama seperti club malam pada umumnya, malah menurut aku ya, musik DJ nya itu lebih bagus di Sky Garden. (Ya iyalah) Hello!


Yang berbeda hanyalah orang-orang yang datang kesini 90% gay. Fix gay ! Dan selebihnya adalah (bodo amat) 😀
Dan acara yang katanya paling ditunggu-tunggu disini adalah pertunjukan go-go boy. (Standar aja sih bagi aku mah ya)


Karena niat aku sih hanya ingin hunting aja, dan kebiasaan aku menyedot minuman yang khas dari negara Eropa.

Skip!


Dan setelah aku searching juga ya, bukan hanya Apollo kok yang memang khusus untuk gay di Jakarta tuh, masih banyak juga yang lainnya, tapi kenapa lebih terkenal Apollo ? Aku tau.
Salah satunya adalah sistem manajemen iklan / promonya yang update, selain ada website khusus, hampir di setiap grup BBM/ WhatsApp atau medsos khusus gay ada aja yang promo.


Dan tempat lain mungkin karena ya itu dia, promonya yang kurang dan entah kenapa juga, mungkin Apollo kelasnya sudah beda aja. Mungkin.


Tips untuk kamu yang belum pernah ke tempat club malam atau tempat seperti Apollo.
Apalagi bagi pemula yang datang dari kampung dan masih labil (ngakunya) atau wajah yang polos sehingga terlihat bahwa dia tuh emang masih belum mengerti.

Aku kasih tau aja ya, jangan sok tau aja! Jangan sok artis atau apapun yang membuat orang lain ilfeel jika melihat kamu.
Aku tau itu tempat umum, itu tempat orang bebas mau melakukan apapun juga, mau joget sampai tulang kamu remuk, mau ciuman sampai bibir kamu abis, mau apapun bebas. Tapi please, harus kontrol. Harus tau diri, harus lihat situasi, harus sadar diri.
Intinya jangan kelihatan baru banget lah, apalagi datang cuma sendirian. Usahakan bersama orang yang kita kenal.

Dan kalau mau minum, usahakan untuk menyimpan gelas/ botol tepat di depan mata kita, kalau tau-tau ada yang masukin sesuatu kan repot juga.
Atau kalau ingin lebih nyaman lagi mendingan open table aja. Aku jamin, tidak akan ada yang menggangu. Kecuali kalau kamu sendiri yang iseng, yang memang pengganggu.

Satu lagi
Apollo adalah gay bar/club ya, khusus gay, tapi yang datang kesana tidak semuanya gay, banyak juga yang normal.

Kalau kamu memang hobinya goda sana goda sini, peluk sana peluk sini, cipok sana cipok sini, HATI-HATI kalau salah orang atau orangnya gak terima nanti repot sendiri lho.


Udah sih  itu aja tips nya.

Dan sekitar jam 4 kami pulang, teman aku yang cewe udah dapet cowok dan akan ke apartemen si cowok di daerah Sudirman, teman aku yang cowok dia ke hotel sama bule dari Australia, (thanks Mr ya minumannya haha), kalau aku sih (ada deh hehe) Tunggu part ke 2 nya ya 😃

Aku tunggu di komentar dan postingan lainnya.










Jumat, 18 Agustus 2017

Pengalaman Menggunakan Samsung Galaxy A5 2016 (2017)

Setelah sekian lama tidak menulis pengalaman mengenai barang yang dipakai, akhirnya kali ini tercapai juga.

Kali ini saya akan menulis pengalaman menggunakan HP Samsung Galaxy A5 seri 2016
Sebelumnya saya pakai iOS, yakni iPhone 6 yang berkapasitas 64GB selama 1 tahun kurang. Kenapa pindah lagi ke android ? Banyak pertimbangan sih sebenernya. Salah satunya adalah masalah kunci pengaman, yups keduanya ada sensor sidik jari. Karena dari kecil saya tidak ingin HP yang anti air atau tidak rusak saat di geprek pakai palu, atau yang bisa bikin berubah seperti Power Rangers, tapi hanya ingin mempunyai HP yang kuncinya memakai sidik jari, just it, sederhana sekali pemirsa 😊

Ok kita mulai dengan yang curcol ya!

Terkahir saya pakai iPhone 6, jujur saja saya penyuka iOS sama seperti Android, dan tentu saja ada kelebihan dan keunggulan juga kekurangannya, tapi biarkan saya yang merasakannya sendiri karena hidup diantara keduanya.
Ok stop !
Saya ganti karena iPhone 6 saya baterainya bocor, di charge tidak mengisi, sudah ganti charger dll, hingga akhirnya saya ganti baterainya yang seharga jam tangan G-Shock kw. Kok bisa bocor ? Karena kebiasaan saya yang selalu memakai HP sambil di charge dan main game lama-lama, bahkan hampir seharian kalau ada waktu, apalagi saya waktu itu masih tinggal dengan keponakan yang hobinya main game juga. (Kangen Uput deh, miss u Uput !)

Stop curcol nya !!!!!!! Stop !!!! Cukup !!! (Sambil tutup telinga)


Saya pertama menggunakan Samsung Galaxy A5 dengan seri 2016 ini sejak 20 Juni 2017 (itu hari ulang tahun saya yang sama dengan Ayu Ting Ting).

Saat itu banyak pilihan, diantaranya Samsung Galaxy A5 2016, Oppo F1 plus, Xiaomi Mi4, iPhone 6, dan Vivo V5s (kalau gak salah ya, maaf kalau salah namanya juga manusia, maafin gak nih ? )

Tanpa pikir panjang lagi, saya langsung menunjuk jam, karena saat itu saya ditanyain jam berapa.

Maaf! Maaf ! Maaf!

Saya langsung jatuh cinta dengan Samsung Galaxy A5 2016.
Pas pertama menggenggamnya saja uh bukan lagi pokoknya, soalnya dibalut dengan material metal yang manjah (ala princess Syahrini).
Dan saat itu saya hanya melihat spesifikasi yang cukup umum, yakni dengan layar 5,2 inch, layarnya yang super amoled, resolusi full HD, RAM nya 2GB, cpu octa core 1.6 GHz, baterai berkapasitas 2900 mAH, bisa fast charging juga, berkapasitas 16GB dan bisa ditambahkan kartu SD sampai 256GB, jaringannya support 4G LTE, bisa dual SIM nano, dan kamera utamanya 13 MP dengan kamera depan 5 MP.


Saya tau, pasti ada yang bertanya kenapa gak pilih yang lebih dari Galaxy A5. Ya kan ?

Begini!
Duduk dulu deh mendingan jangan emosi kaya gitu! Entar gw tampol lu ! (Bahasa si Eka temen gw Betawi-Jawa) hehe

Memang iya masih ada yang lebih dari Galaxy A5 2016 saat itu, dan alasan kenapa saya tetap memilih ?

Pertama, saya melihat saldo di rekening, duit saya berapa lagi nih, cukup kagak buat beli baju lebaran (kebetulan masih beberapa hari menuju lebaran saat itu).
Kedua, saya kan maunya punya HP tuh dari kecil yang kuncinya memakai sidik jari. Saya tau! Yang lain sensor sidik jarinya lebih baik dari yang saya pilih. Saya tau itu. OK!
Ketiga, saya jatuh cinta.
Jangan pernah ngurusin yang namanya orang jatuh cinta dah !
Sekali jatuh cinta ya udah jatuh cinta. Kupingnya kagak akan berfungsi jika anda berbicara, matanya akan tiba-tiba buram jika dikasih pilihan lain.
Dan saya jatuh cinta dengan Samsung Galaxy A5 2016 sampai saat ini.

Dan setelah beberapa bulan jadian sama Galaxy A5 2016, (cieeee kiwwww 😁), ternyata saya tidak pernah bertemu dengan masalah.

Performa lancar, meskipun RAM hanya 2gb, baterai tetap stabil meskipun hanya 2900 mAH, hasil foto di Instagram tetep keren nggak kalah dengan HP lainnya.
Btw jangan lupa follow Instagram saya ya @nuginugraha_id nanti di follow balik, DM aja atau komen ya. (Biasa anak alay tuh bio di ig nya begitu) hahaha

Yups, saya masih nyaman menggunakan HP Samsung Galaxy A5 2016 ini, meskipun ada yang seri 2017 nya yang spesifikasinya lebih, tapi tetep aja sih saya masih jatuh cinta dengan yang 2016.

Tampilannya aja menurut saya seri 2016 masih menang dari seri 2017. Kalau yang lainnya mungkin ya gak tau juga sih.

Rangkuman materi dari pokok bahasan mengenai pengalaman menggunakan HP Samsung Galaxy A5 2016  ini adalah tentang jatuh cinta.

Kalau kamu jatuh cinta, cobalah untuk memakai logika juga, jangan sampai suatu saat menyesal karena telah salah memilih, memilih sesuatu yang salah, memilih yang tidak sesuai dengan hati nurani, terlalu melihat yang lebih dari yang sudah ada di hadapan, yang sudah jelas-jelas sayang kepada kita, mengorbankan segalanya untuk kita. Jangan sampai menyakiti perasaannya, karena malaikat itu lebih baik daripada setan, dan setan lebih buruk daripada malaikat, tapi malaikat bisa melakukan apapun ketimbang setan, bahkan lebih buruk dari apa yang dilakukan setan sekalipun.

Orang yang sayang ketika sudah dikecewakan bisa membenci dan berbuat lebih buruk kepada orang yang dulu sangat disayanginya.


Maafkan saya pemirsa kalau saya baper.

Cukup sekian dan terimakasih.

(Jangan lupa follow Instagram saya @nuginugraha_id dan kita chat di wa juga bisa kok, tuh ada di bawah paling bawah banget)

Rabu, 16 Agustus 2017

Lirik Lagu "Biarkanlah - Raisa"

Entah kenapa ya, lirik lagu-nya kok pas banget dengan keadaan hati saya saat ini..

Hampir semua lagu yang dia (Raisa) rilis selalu pas dengan saat dimana hidup saya yang sebenarnya.. (curcol ah)

Saya copy dari situs Lyrics AZ

"Biarkanlah"

Berat bila terpaksa mengingat
Akhir dari cerita sempurna
Yang kita coba pertahankan
Namun berujung jua

Benar atau salah kini tiada berarti
Biarkanlah
Sekuat tenaga ku harus melepasnya

Waktu terus akan berlalu
Tanpa mungkin Ia menunggu
Seberat apapun hatimu
Akan berujung jua

Benar atau salah kini tiada berarti
Biarkanlah
Sekuat tenaga ku harus melepasnya

Tiada pemenang
Kau dan aku hanya bisa bertahan
Sekuat tenaga kau harus melepasnya
Kau harus melepasnya

Relakan semua yang telah berakhir
Takkan berubah yang pernah terukir
Walau air mata mengalir

Benar atau salah kini tiada berarti
Biarkanlah
Sekuat tenaga ku harus melepasnya

Tiada pemenang
Kau dan aku hanya bisa bertahan
Sekuat tenaga kau harus melepasnya

Seberat apapun hatimu
Akan berujung jua

Jumat, 28 Juli 2017

Pelacur, Jatuh Cinta

Sebelum manusia lahir, Tuhan sudah terlebih dahulu membuat garis hidup untuk hamba-Nya itu. Kebahagiaan, kesedihan, rezeki, jodoh, kematian, dll.

Dan pada dasarnya manusia hidup bukan hanya menjalani tapi juga harus bisa menerima dan mensyukuri apapun yang terjadi dalam hidupnya, apapun itu.

...

Btw, kali ini saya mau cerita tentang seseorang yang pernah saya temui. Namanya N (bukan Nugi ya ha-ha).

Dia seorang (maaf) pelacur. Dia tidak pernah mengeluh tentang apa yang terjadi dalam hidupnya, saya sebenarnya sangat salut.
Mungkin iya itu sebuah dosa yang besar, karena dilakukan lebih dari sekali dan mungkin tidak terhitung juga. Apalagi dia juga sadar bahwa itu sangatlah tidak baik, bahkan jauh dari yang namanya baik, hina ? Mungkin.

Dia selalu terlihat bahagia. Entah itu kebahagiaan yang real atau hanya pura-pura bahagia saja.
Tapi yang saya lihat ya, dia melakukan semuanya tanpa pernah ada beban, seperti tidak ada perasaan apapun. Itu yang saya lihat, yang saya kira-kira.

Suatu waktu saya pernah bertanya, sampai kapan dia akan seperti itu ?
Dngan wajah datar dan dengan nada bicara yang terdengar meyakinkan, dia menjawab, dia tidak tau kapan akan mengakhiri itu semua, karena katanya dia bukan peramal yang bisa menebak selangkah yang akan terjadi di depan.

Memang benar juga sih.

Saya juga pernah bertanya tentang perasaan dan saat melakukan itu semua.
Masih dengan nada bicara yang lantang dan pasti dia menjawab, dia tidak pernah memakai perasaan apapun, seolah-olah hatinya terlepas.

Manusia macam apa yang seperti itu ? He-he

Dan terkahir saya bertanya tentang masalah pribadinya dan yang sudah pasti biasa dirasakan oleh orang pada umumnya.

Cinta.
Apakah dia pernah jatuh cinta ?

Ketika saya tanya seperti itu dia menundukkan kepalanya, kemudian terlihat ada air mata mengalir ke pipinya.

Kemudian dia mencoba menjawab pertanyaan saya seperti tadi, tapi kali ini dengan wajah yang terlihat sangat sedih, dan dengan nada bicara yang saya kira seperti susah untuk mengungkapkannya.

"Saya seorang pelacur, saya hidup dari kerja yang kotor, mendapatkan uang dari hasil menjual jasa kepada orang-orang yang menginginkan kepuasan semata. Saya sadar saya bukan orang baik, tidak terlihat ada masa depan di kehidupan saya.
Tapi kalau ditanya apakah saya pernah jatuh cinta ?
Tentu saja saya pernah. Bahkan sering".

Dengan rasa menyesal saya mencoba untuk meminta maaf kepadanya. Saya tidak bermaksud untuk ingin tau hal yang saya pikir itu terlalu sensitif untuk orang lain ketahui.
Kemudian dia meneruskan ucapannya tadi.

"Love is love, cinta adalah cinta. Tidak ada seorang pun yang bisa luput dari rasa seperti itu. Orang baik dan orang tidak baik pun pasti akan mengalaminya. Termasuk saya, saya yang mungkin orang anggap paling kotor yang pernah ada di dunia ini.

Saya sering jatuh cinta, tapi saya mencoba untuk tetap menganggap bahwa itu bukan cinta tapi perasaan biasa. Karena komitmen hidup saya adalah tidak akan pernah untuk jatuh cinta kepada siapapun.
Kalaupun memang suatu saat rasa seperti itu ada, saya akan membuangnya jauh-jauh, menguburnya dalam-dalam, kenapa ?

Karena saya tau diri, saya tidak pantas untuk jatuh cinta. Dan kalau pun ada orang lain yang mencoba untuk menerima segala hal yang ada dalam diri saya, termasuk profesi saya, saya akan menolaknya. Karena saya sadar bahwa saya sangat amat tidak pantas untuk mendapatkan semua itu".

Sesaat saya hanya terdiam dan berpikir.

Apa iya, seorang pelacur tidak pantas jatuh cinta ?

Apa iya, seorang pelacur tidak pantas mencintai ?

Apa iya, seorang pelacur tidak pantas dicintai ?

Apa iya, seorang pelacur tidak pantas untuk saling mencintai ?


Sebenarnya siapa sih yang mau jadi pelacur ?

Belum pernah saya mendengar atau membaca tulisan seseorang yang mempunyai cita-cita ingin menjadi pelacur.

Lantas apa yang salah dengan pelacur ?

Siapa yang dirugikan oleh seorang pelacur ?

Itu hidupnya, biarkan dia melewati jalan yang sudah Tuhan takdirkan kepadanya.

Apakah pelacur yang menolak adanya cinta dalam hidupnya bisa dikatakan munafik ?


Mungkin memang dia munafik, dia mengingkari apa yang dia rasakan dalam hatinya.

Yang saya tau, cinta itu bisa merubah segalanya. Yang baik menjadi tidak baik, yang tidak baik menjadi baik, dan tidak sedikit yang menjadi lebih baik.

Hanya saja terkadang manusia terlalu takut akan hal itu, dia selalu merasa tidak pantas mendapatkan yang lebih baik untuk hidupnya hanya karena sebuah kesalahan dalam dirinya.

How about us ?

Bagaimana pun cara pandang kita terhadap mereka, cobalah untuk mengesampingkan setiap kesalahan dalam diri mereka, karena kita juga belum tentu lebih baik dari mereka. Mungkin mereka hanya melakukan satu kesalahan yang sama dalam hidupnya, tapi kita ? Mungkin tidak terhitung berapa banyak kesalahan yang pernah kita lakukan. Setiap detik, setiap jam, setiap hari dengan tanpa sadar kesalahan apa yang pernah dilakukan oleh kita.

Open our eyes, open our mind, open our heart.

Karena manusia harus mendapatkan apa yang terbaik dalam hidupnya, selalu ada jalan untuk apapun itu.

Apalagi untuk cinta.

Cinta ? 

Selasa, 27 Juni 2017

Akhirnya Bisa Memeluk Ayah

Kapan terakhir memeluk ayah ? Coba ingat!
...

Well, mungkin ada yang bilang lebay, mungkin ada juga yang bilang sangat lebay dan over berlebihan, atau ada juga yang bilang kok bisa ya judulnya seperti itu. Apapun "bodo amat" xixi 😀

Mumpung masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, saya memohon maaf lahir dan batin jika ada salah yang disengaja ataupun tidak disengaja.

Kali ini saya mau curhat tentang yaaaa mungkin sudah baca judulnya postingan kali ini ya. Akhirnya bisa memeluk ayah.

Mungkin untuk sebagian orang itu sudah biasa dan memang biasa-biasa saja, tapi bagi saya itu adalah hal yang paling membuat seolah-olah "Oh God, what happened to me?", karena itu terjadi begitu saja.

Oke, saya akui bahwa hubungan saya dengan ayah kurang lebih baik, tapi bukan berarti diantara kita ada masalah atau semacamnya, hanya saja memang kami tidak cukup dekat. Bicara pun hanya seperlunya saja, intinya kita baik-baik saja tapi ikatan antara anak dan ayah itu memang terasa kurang saja. Itu yang saya rasakan.

Saya sudah beberapa kali membuat kesalahan yang bisa dibilang sangat besar yang membuat nama ayah saya terbawa-bawa juga, bahkan keluarga, bahkan lingkungan dimana ayah saya bekerja.
Dan masih ada kesalahan lain yang yaaa bisa dibilang kecil tapi memang yang namanya kesalahan tetaplah kesalahan.

Dan kemarin saat Hari Raya Idul Fitri, saya melakukan hal yang tidak pernah saya rencanakan sebelumnya. Saya bukan hanya meminta maaf kepada ayah, tapi juga bisa memeluknya juga.
Saya tau, itu hal biasa bagi kalian "mungkin", tapi bagi saya itu adalah hal terindah dalam hidup saya untuk saat ini. Bisa meminta maaf dan mencium tangan juga keningnya juga memeluknya.
Biasa saja kan bagi kalian ? Oh c'mon ! This's soooo amazing moment for me.

Dan rasanya seperti ada beban yang selama ini dipikul berat dan tiba-tiba saja "triing" hilang begitu saja. I don't know why.

Pesan buat pembaca, jangan pernah canggung atau malu atau semacamnya jika ingin mengungkapkan perasaan terhadap ayah, apalagi sampai menunda waktu untuk meminta maaf. Tidak ada yang tau waktu kita sampai kapan.

I love u Dadd.

Minggu, 14 Mei 2017

Keinginan Terbesar Dalam Hidupku




Hidup setiap orang sudah pasti berbeda, mereka memiliki jalan cerita masing-masing, memiliki cara untuk melewati setiap waktu dalam hidupnya, dan yang terpenting adalah bagaimana cara mewujudkan keinginan terbesar dalam hidupnya.

Begitupun aku.
Sepuluh tahun yang lalu aku tidak pernah berpikir akan seperti ini, jangankan sepuluh tahun, satu jam yang lalu saja aku tidak tau apa yang akan terjadi, dan yang masih membuat aku untuk tetap hidup salah satunya adalah ya ini, bahwa hidup ini penuh dengan kejutan, entah itu kejutan yang menyenangkan ataupun sebaliknya. 

Saat kecil aku mempunyai sederet keinginan, mungkin lebih tepatnya cita-cita. You know-lah anak kecil.
Ingin menjadi guru seperti (dia), ingin menjadi dokter biar banyak duit dan kerjanya cuma ngasih resep obat, ingin jadi pilot biar bisa jalan-jalan keluar negeri, ingin jadi tentara biar bisa nembakin orang, ingin jadi polisi biar bajunya rapi setiap hari, ingin jadi desainer biar modis setiap hari, ingin jadi orang kaya, dan mungkin selalu mempunyai keinginan setiap aku memikirkannya. 
Apakah itu bukan keinginan yang layak untuk diperjuangkan? I don't know. Karena aku sudah seperti lagi ngetik 18 halaman dan laptop mati tanpa alasan begitu dinyalakan lagi dengan harapan bahwa akan tersimpan di draft dan kenyataannya hilang. So sad.

Kenapa bisa seperti itu ?
Bermula.....
Dan sejak aku masuk SMP sepertinya memori yang aku penuhi dengan keinginan itu mulai terhapus dengan berbagai hal yang tidak aku prediksi sebelumnya, perlahan tapi pasti, hingga akhirnya aku benar-benar kehilangan semua catatan kecil di otakku itu. Dan empty!

Mungkin akan sedikit membuka aib lagi, tapi I don't care with everything what u say. 
Hidup aku memang cukup berantakan, emhh mungkin lebih dari cukup, atau bahkan sangat amat berantakan. 
Banyak hal yang aku lalui, entah itu dari yang terbaik, yang sangat baik, yang cukup baik, yang lumayan baik, yang baik, yang kurang baik, yang tidak baik sampai yang amat goblok!! (Sorry to say). Mungkin kamu juga? (Just ask).

Sebelum kamu bilang dan berkomentar atau berpikir yang lebih jauh, tentu saja aku sudah menemukan dan mengalami banyak hal yang berubah dalam hidup ini, mulai dari dicaci maki, disiksa lahir dan batin, dijauhi, dibenci, dihina, sampai didekati, disayangi, dicintai dan kemudian dibuang dan diabaikan seperti batu karang. 
Tapi dibalik itu semua banyak hal yang bisa aku ambil hikmahnya, bahkan jutaan hikmah yang sebenarnya justru tidak mampu aku tampung, mungkin saking banyaknya pengalaman yang aku lalui (bukan sok pengalaman, hanya saja memang pernah dialami). 
Bisa bertemu dengan orang baik, dengan orang yang sangat baik, dengan orang yang kurang baik, dengan orang yang tidak baik, dengan orang yang pura-pura baik, dengan orang yang kadang-kadang baik, dan banyak bertemu juga dengan orang-orang yang bisa dibilang lebih jahat dari apa yang dilihat dari luar. Ini mengenai hati seseorang).

Dan pada saat ini, pada detik ini, aku sedang mencoba mendinginkan pikiran yang sebenarnya sudah hampir meledak karena kekurangan kompresor. Bukan karena banyak mikir atau bekerja, tapi karena sesuatu yang datang dengan sendirinya begitu saja. 

Aku mencoba untuk tidak menjadi manusia yang sempurna, aku juga tidak mencoba untuk menjadi manusia yang baik, aku tidak mencoba menjadi seperti kebanyakan orang (selalu ingin dicintai dan disayangi, dipuji, banyak teman dll), aku juga tidak sedang mencoba menyakiti hati dan perasaan orang lain, tidak sedang membuat hari-hari orang lain was-was dan intinya aku sedang berusaha menjadi pribadi yang baru sampai waktu dimana waktu itu sendiri yang menghentikanku.

Dan dibalik semua itu (baca tulisan diatas kan? 😁), aku mempunyai keinginan terbesar dalam hidup ini (kalau keinginan seperti ingin panjang umur, diampuni dosa dan sejenisnya itu yaaaaaa sudahlah ya).
Aku masih mempunyai keinginan terbesar yang sebenarnya sudah sejak lama sekali aku simpan dalam hati sanubari yang terdalam sampai -sampai aku kunci rapat dengan kode kombinasi berlipat dan password juga touch id diriku sendiri pastinya. (Oke stop)!!

Keinginanku tidak terlalu besar juga tidak terlalu sulit untuk dilakukan terutama oleh orang-orang yang aku anggap keluarga, aku hanya ingin diterima.

Hanya itu.

Selasa, 14 Februari 2017

Fase Terendah Hidupku



Place pict: Cibolang Pangalengan, Jawa- Barat

Aku pernah mengalami fase terendah dalam hidup ini, pernah mengalami hal terburuk bahkan bisa dibilang yang paling buruk, aku juga pernah mengalami situasi dimana tidak semua orang mampu melewatinya, ya, memang aku selalu yakin bahwa akulah orang yang paling mampu bertahan dalam fase ini. “bukan sombong hanya yakin”


Masih bersyukur aku mempunyai kesempatan hidup, ini bisa aku manfaatkan dengan sebaik mungkin tanpa penyesalan ataupun berbagai kesalahan. Mungkin kalau rasa menyesal pasti ada, tapi aku sendiri mencoba belajar dari pengalaman hidup ini, jangan sampai mengulangi kesalahan untuk kesekian kalinya.


Pernah dibenci, dibohongi, dihujat, dijauhi, didzolimi, dikhianati, dicaci maki dan yang pernah menyakitkan adalah pernah kenal dan hidup dengan orang-orang tanpa hati nurani yang hanya mampu memandang dengan sebelah mata.


Tapi semua itu bisa dan mampu aku terima dengan ikhlas, meskipun tidak secara langsung ke titik “ikhlas”, ya bisa dikatakan butuh waktu yang sangat lama untuk mencoba menerima itu semua, karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa hidup ini akan terus penuh dengan cobaan juga godaan, yang perlu dilakukan hanya bagaimana cara kita mengahadapinya.


Dari semua fase yang aku anggap sebagai cobaan dan godaan itu aku banyak belajar bagaimana caranya tetap membuka telinga saat ada orang yang berkata tentang aku, mencoba membuka suara disaat ada orang yang bertanya, dan aku pikir yang paling lumayan sulit dilakukan adalah mencoba bertahan untuk tetap hidup saat semua harapan sudah habis, sudah sirna, sudah kosong, sudah lenyap, saat tak ada lagi alasan untuk tetap hidup.


And you know what, apa yang membuat aku untuk tetap bertahan di tengah gelombang kehidupan ini ? Apa yang membuat aku tetap ingin terus melanjutkan hidup ini ? Apa yang membuat setitik harapan itu muncul kembali ?


Only love. Ya, cinta. Hanya cinta. 

Cinta ?


Oke oke! Pasti terlalu lebay kalau aku sudah bahas tentang cinta.
Tapi memang kenyataannya seperti itu. Aku tetap membuat banyak alasan setiap saat untuk tetap bisa tinggal disini, untuk tetap bisa melewati semua ini, agar mampu kembali ke fase dimana aku juga pernah merasakan hidup yang kembali bersinar, berwarna, tanpa kabut gelap lagi dan hidup dengan rasa bahagia.


Bahagia ?